Bagikan
Berikut Beberapa Tren Wisata di Tengah Pandemi

Berikut Beberapa Tren Wisata di Tengah Pandemi

Image
Oleh Administrator
24 Feb 2021

Industri pariwisata adalah salah satu sektor paling terkena dampak Covid-19 pada tahun 2020. Namun, pada kuartal terakhir, sejumlah tempat wisata mulai beroperasi lagi, berkat dorongan permintaan.

Untuk meninjau tren pariwisata di tengah Pandemi, Jakpat mengadakan survei dengan sampel 1.406 responden pada 7-8 2020 Desember.
Apa hasil survei? Meringkas laporan Jakpat pada hari Rabu (10/1/2021), berikut adalah ringkasan tren pariwisata selama pandemi pada tahun 2020.

Tren Wisata di Tengah Pandemi

  1. Jumlah Wisatawan Menurun
    Total turis berkurang sekitar 20% pada akhir 2020 dari tahun sebelumnya. Karena, pada tahun 2020, ada banding yang diminta agar masyarakat tetap di rumah.

  2. Mayoritas responden batal berwisata berwisata
    Jakpat mencatat 54% responden yang membatalkan rencana liburan akhir tahun karena kebijakan Antigen Swab. Menghindari virus juga merupakan salah satu alasan yang membuat responden membatalkan liburan.

  3. Liburan natal dan tahun baru 2020
    Sebaliknya, para responden telah mengunjungi villa atau resort sebagai tur alternatif pada akhir 2020. 60,6% mengatakan akan berlibur di tempat wisata di kota.

    Responden yang memiliki anak lebih berhati-hati dalam memilih bentuk liburan mereka. Salah satunya, kunjungi lokasi wisata terdekat.

  4. Sikap pelancong di tengah pandemi
    Berdasarkan survei Jakpat, sekitar 70% responden mengklaim lebih khawatir ketika di fasilitas umum seperti lokasi wisata - kedua mereka yang telah menguji Covid-19 dan mereka yang belum.

    Namun, kelompok responden yang telah menjalani tes Covid-19 cenderung lebih percaya diri untuk berlibur, daripada tidak tes. Bahkan, mereka yang telah diuji diklaim siap untuk berjalan-jalan lagi pada awal tahun 2021.

  5. Kegiatan bersepeda jadi tren
    Bersepeda adalah salah satu tren di tengah pandemi Covid-19; 31,1% dari total responden melakukan olahraga.

Namun, responden yang menikah atau memiliki anak lebih suka mengunjungi mal atau berbelanja di lokasi yang menerapkan protokol kesehatan.

Image
Administrator

Aku adalah aku, kamu adalah kamu. kenyataanya demikian dan jangan difikirkan, sudahlah lupakan yang barusan.

ARTIKEL SEBELUMNYA
Peran Penting Teknologi Dalam Menghadapi Pandemi
ARTIKEL SELANJUTNYA
Lesunya Industri Otomotif Saat Pandemi Covid-19

Artikel Terkait